Hakimintelilen
Pesisir selatan– Bukti potongan Tandan Buah Segar (TBS) yang memberatkan petani kembali terungkap. Sebuah *Laporan Potongan TBS Luar/Plasma* dari *PT. SODETAN POM, Ma. Sakai* tertanggal 06.24 menunjukkan total potongan mencapai *10%*.
*Rincian potongan dalam laporan tersebut:*
Parameter % Potongan
Potongan Buah Mengkal 4%
Buah Tangkai Panjang (TP) 1%
Sampah (Y) 3%
**Total** **10%**
Dokumen yang telah ditandatangani Kepala Sortasi ini menjadi salah satu pemicu berkumpulnya para *Pejuang Petani Sawit Pesisir Selatan*.
*Ketua Panitia Silaturahmi* menyebut, potongan hingga 10% sangat memukul petani. “Ini kepentingan bersama. _Sapakek mangko manjadi_. Di Cafe Anak Ayah besok, kito caliek-an kasungguahan kito basamo,” tegasnya.
*Agenda Silaturahmi Pejuang Petani Sawit Pessel* akan digelar:
*Hari*: Sabtu, 13 Juni 2026
*Pukul*: 09.00 WIB
*Tempat*: Cafe Anak Ayah, Air Haji Barat
*PJ*: Keluarga Almarhum Akmal Chan
Pertemuan ini mengusung semangat _”Jauah ka kito jalang, dakek ka kito kadano”_. Artinya, sejauh apapun akan didatangi demi perjuangan nasib petani. Acara ini jadi titik awal kekompakan petani plasma di wilayah Lalang Panjang & Indrapura.
Para petani berharap ada transparansi dan keadilan dalam sistem sortasi TBS. Potongan yang tinggi dinilai tidak sesuai dengan kualitas buah yang diantar petani ke pabrik.
_”Di siko lah kito buktikan, nan kito cari bukan kaributan, tapi kasungguahan jo keadilan,”_ tutup salah satu petani.
Berita ini dibuat berdasarkan dokumen yang diterima redaksi di grup whatsapp PSP . PT. SODETAN POM berhak memberikan klarifikasi.
#pejuangpetanisawitpessel #sepakekmangkomanjadi
(Redaksi)
