Dorongan Warga Menguat: PUPR Pessel Desak BWS V Sumbar Segera Perbaiki Jalan Daratan Merantiah yang Ancam Ekonomi Warga Lakitan

Hakimintelinjjen.com

PESISIR SELATAN _ Dorongan warga Nagari Lakitan Induk, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, semakin menguat. Masyarakat mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendorong Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V segera memperbaiki ruas Jalan Daratan Merantiah yang mengalami longsor dan terban selama hampir dua tahun.

Kerusakan jalan yang dipicu banjir tersebut hingga kini belum mendapat penanganan permanen. Warga khawatir jika dibiarkan, akses utama perekonomian warga akan terputus total.

“Sudah hampir dua tahun begini terus. Kalau hujan deras, tanahnya terus turun. Kami berharap pemerintah turun tangan, sebab kalau dibiarkan jalan ini bisa putus dan urat nadi perekonomian akan terganggu,” ujar Gapur (50), warga setempat, Selasa (7/9/2026).

Jalan Daratan Merantiah merupakan jalur vital bagi warga Lakitan Induk dan nagari sekitar untuk mengangkut hasil pertanian dan perikanan serta mobilitas harian menuju pusat kecamatan dan pasar.

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pesisir Selatan, Eka Fahrezi, menyatakan pihaknya telah mendata kerusakan dan akan melakukan koordinasi sesuai skala prioritas.

“Kami sudah mendata kerusakan di titik tersebut. Insyaallah akan kami lakukan perbaikan secepat mungkin sesuai dengan ketersediaan anggaran dan skala prioritas,” kata Eka.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pesisir Selatan, Jefrri, menegaskan penanganan konstruksi di lokasi tersebut menjadi kewenangan BWS Sumatera V dan akan segera dikerjakan.

“Ini akan dikerjakan oleh BWS V, Insyaallah secepatnya akan dikerjakan. Terima kasih informasinya,” tegas nya.8-September 2026

Warga berharap sinergi antara PUPR Pesisir Selatan dan BWS V Sumatera V dapat segera terwujud di lapangan. Warga menekankan perbaikan harus permanen berupa pembangunan talud penahan tebing dan pengerasan badan jalan, bukan sekadar tambal sulam, terutama menjelang musim hujan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kehadiran alat berat dan tim teknis di lokasi

Penulis: Adi. K

Editor : Tim Redaksi Hakimintelinjjen.com

Sumber : Masyarakat Lengayang