LEMKARI Pasbar Jawab Krisis Karakter Anak Muda Lewat Ujian Kenaikan Sabuk

Hakimintelijen.com

PASAMAN BARAT –Pengurus Cabang (Pengcab) Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Kabupaten Pasaman Barat menjawab tantangan krisis karakter generasi muda melalui pembinaan bela diri yang disiplin dan berkarakter.

Sebanyak 100 karateka dari berbagai dojo di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Ujian Kenaikan Sabuk/Kyu yang digelar Pengcab LEMKARI Pasaman Barat, Minggu (14/9/2026) di Halaman SDN 12 Lembah Melintang, depan Polsek Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.

Ujian yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan agenda rutin pembinaan prestasi dan karakter. Sesuai rencana panitia, peserta awal diperkirakan hanya 50 orang, namun antusiasme meningkat hingga 100 karateka dari tingkatan sabuk putih hingga coklat.

Kegiatan ini dikoordinir oleh Ali Ramadhan Sinaga, DAN IV. Bertindak sebagai Tim Penguji yakni Sensei Daryulisman, SH, M.Ikom, Karateka DAN IV.

Sensei Daryulisman yang hadir mewakili Ketua MSH LEMKARI Sumatera Barat menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pengcab LEMKARI Pasaman Barat di bawah Ketua Aipda Thomas Ameriko beserta jajaran, serta kepada Kepala SDN 12 Lembah Melintang, Dra. Yarmi, S.Pd., yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan.

Dalam sambutan pembukaannya, Daryulisman yang akrab disapa Sensei Yulman menegaskan bahwa ujian ini bukan sekadar formalitas kenaikan tingkat.

“Jumlah 100 peserta ini adalah potensi besar. Kami berharap pembinaan ke depan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas, baik teknik, fisik, mental maupun karakter. Kihon mengajarkan ketepatan, kata mengajarkan pengendalian, kumite mengajarkan keberanian. Tujuan karate bukan sabuk, gelar atau medali, tapi bagaimana menjadi manusia yang lebih disiplin, rendah hati, dan mampu mengendalikan diri,” ujar Sensei Yulman.

Karateka pemilik DAN IV ini juga mengingatkan prinsip utama dalam karate, _Karate ni Sente Nashi_ yang artinya tidak ada serangan pertama dalam karate. Prinsip tersebut mengajarkan karateka untuk tidak menjadi pemicu kekerasan, melainkan menjadi pribadi yang mampu menjaga diri dan mengendalikan emosi.

Yulman yang juga Sekretaris MSH LEMKARI Sumbar turut menitipkan salam dari Ketua Pengprov LEMKARI Sumbar, Nanda Satria, DAN IV, yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Ia berharap LEMKARI Pasaman Barat semakin aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), KONI Pasbar melalui Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), serta dunia usaha dan sponsor untuk pembinaan atlet berprestasi.

Pada kesempatan lain, Ketua KMSH Sumbar, Agusmardi BAc, DAN IV menyampaikan terima kasih khusus kepada Sensei Daryulisman, SH, M.Ikom, DAN IV yang penuh perhatian terhadap pembinaan organisasi dojo/ranting dan Pengcab.

“Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas kehadirannya di Pasaman Barat. Salam Karate, Oss!” ungkap Agusmardi.

Pantauan HakimIntelijen.com, ujian berjalan tertib, aman, dan penuh semangat dengan pengawasan langsung dari orang tua dan pelatih masing-masing dojo. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan ujian mulai dari kihon, kata, hingga kumite.

Melalui kegiatan ini, LEMKARI Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan berakhlak mulia.

Penulis: Adi K. Tim Redaksi  Hakimintelijen.com

Sumber : Panita

#LEMKARIPasbar #KaratePasbar #UjianKenaikanSabuk #PasamanBarat #SenseiYulman #NandaSatria #KONI #FORKI #HakimIntelijenCom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *